Advertisements
Home > Geopyhisical Exploration, Well Log > Penyelidikan Conventional Wireline Log

Penyelidikan Conventional Wireline Log

Penyelidikan Conventional Wireline Log

Penyelidikan conventional log adalah seperti dengan Log Gamma Ray (GR), Spontaneous Potential, Resistivitas, Neutron, Densitas, dan Sonik.

Conventional Wireline Log

Log Gamma Ray (GR) adalah metoda untuk mengukur radiasi sinar gamma yang dihasilkan oleh unsur-unsur radioaktif yang terdapat didalam lapisan batuan disepanjang lubang bor. Unsur radioaktif yang terdapat dalam lapisan batuan tersebut diantaranya Uranium, Thorium, Potassium, Radium (Harsono, 1997). Menurut Mastoadji (2007) kegunaan utama dari log GR adalah

1.   korelasi dan estimasi fasies

2.   depth Control

3.   estimasi kandungan serpih atau lempung

4.   identifikasi aliran air

5.   rekaman jejak dari prosedur stimulasi.

Menurut Harsono (1997) log SP (Spontaneous Potential) merupakan hasil dari pengukuran beda potensial arus searah antara elektroda di dalam lubang bor dengan elektroda di permukaan. Menurut Mastoadji (2007) bentuk dan amplitude dari log SP dikontrol oleh:

1.   resitivity relatif dari fluida

2.   resitivity dari formasi (hydrocarbon, porositas)

3.   permeabilitas

4.   ketebalan lapisan

5.   tipe dan kandungan lempung.

Log neutron merupakan log yang berfungsi untuk menentukan besarnya porositas suatu batuan (Harsono, 1997). Neutron Porosity log tidaklah mengukur porositas sesungguhnya dari batuan, melainkan yang diukur adalah kandungan hidrogen yang terdapat pada pori-pori batuan.

Log density adalah kurva yang menunjukkan besarnya densitas “bulk density (rb)” dari batuan yang ditembus oleh lubang bor. Log densitas digunakan untuk mengukur densitas semu formasi menggunakan sumber radioaktif yang ditembakkan ke formasi dengan sinar gamma yang tinggi dan mengukur jumlah sinar gamma rendah yang kembali ke detektor.

Log resistivitas atau log tahanan jenis merupakan log yang mengukur tahanan dari fluida dalam pori-pori batuan terhadap aliran elektrik (Harsono, 1997).

Log sonik adalah log yang menggambarkan waktu kecepatan suara yang dikirimkan/dipancarkan kedalam formasi sehingga pantulan suara yang kembali diterima oleh receiver. Waktu yang diperlukan gelombang suara untuk sampai ke receiver disebut “ interval transit time” atau ∆t. Besar atau kecilnya ∆t yang melalui suatu formasi tergantung dari jenis batuan dan besarnya porositas batuan serta isi kandungan dalam batuan (Harsono, 1997).

Advertisements
  1. 29 August 2012 at 10:30 am

    Hi, I do think this is an excellent website. I stumbledupon it 😉 I may return yet again since i have book marked it.
    Money and freedom is the greatest way to change, may you be rich and continue
    to help other people.

  2. 15 September 2012 at 10:21 am

    You could definitely see your enthusiasm in the article you write.
    The sector hopes for even more passionate writers such as you who aren’t afraid to mention how they believe. Always follow your heart.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: