Advertisements
Home > Economy and Bisnis > MEMILIH JENIS INVESTASI KONVENSIONAL POPULER DI INDONESIA

MEMILIH JENIS INVESTASI KONVENSIONAL POPULER DI INDONESIA

MEMILIH JENIS INVESTASI KONVENSIONAL POPULER DI INDONESIA

Jenis-jenis investasi populer di indonesia diantaranya adalah:

  1. Tabungan
  2. Deposito
  3. Saham
  4. Asuransi
  5. Obligasi Ritel Negara (ORI)
  6. Reksadana
  7. Forex.

Salah satu yang hal yang perlu menjadi pertimbangan dalam berinvestasi yaitu tingkat resiko investasi:

    1. Tabungan, tergantung rasio antara kredit dan debit bank tersebut. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya menjamin maksimum sebesar Rp 100 juta per nasabah per bank. Lebih dari itu sisa simpanannya akan dibayarkan dari hasil likuidasi bank tersebut. Termasuk Investasi Low Risk.
    2. Deposito resikonya sama dengan tabungan. Termasuk Investasi Low Risk.
    3. Saham resikonya tergantung pada Stabilitas Makro ekonomi dan Global. High Risk!
    4. Asuransi resikonya sama dengan tabungan. Termasuk Investasi Low Risk.
    5. ORI resikonya ditanggung pemerintah. Termasuk Investasi Low Risk.
    6. Reksadana resikonya ditanggung Manajer investasi, uangnya diputar lagi di saham dan forex. Termasuk Investasi Medium Risk.
    7. Forex resikonya tergantung pada Stabilitas Ekonomi Global. Termasuk Investasi High Risk.

Sedangkan untuk bunga dan keuntungan setiap investasi adalah

  1. Tabungan: 9.00% per tahun
  2. Deposito: 5,91% per tahun
  3. Saham: 1-100% per capital gain
  4. Asuransi: 5 % per tahun
  5. ORI : 9,5% per tahun (potong pajak 20%, jadi tinggal 7,5% per tahun)
  6. Reksadana Saham 18 % per tahun, Reksadana Campuran 12 % per tahun, Reksadana Pasar Uang 7 % per tahun
  7.  Forex: 1-100% per capital gain

Jenis Investasi kekurangan dan kelebihannya (http://www.juruscuan.com)

Instrumen Investasi Kelebihan Kekurangan Cocok bagi
Deposito Risiko kecil. Bunga yang diterima lebih besar bila dibandingkan dengan tabungan biasa. Bunga yang kecil. Biasanya lebih rendah dari inflasi Bagi Anda yang tidak mau ambil risiko
Obligasi Bunga yang diperoleh lebih besar bila dibandingkan deposito. Aman bila obligasi dikeluarkan oleh negara (misal ORI) Jangka waktunya yang panjang (>1 tahun), sehingga tidak dapat dicairkan bila diperlukan atau bila ingin berinvestasi lain. Bagi Anda yang tidak mau ambil risiko
Saham Bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar bila dikelola dengan baik. Dengan modal sedikit, dapat diperoleh hasil berkali-kali lipat. Bisa menjadi passive income Resiko kerugian juga besar saat harga saham mengalami penurunan. Bagi Anda mau untung besar, dan siap ambil risiko. Yang ingin tahu bagaimana memulai investasi saham klik di sini
Bisnis Bisa dimulai dari modal sedikit. Bisa membuat bisnis sesuai hobi Menuntut ketrampilan terutama pada awal bisnis. Perlu pemahaman keuangan, pemasaran, produksi, dll. Perlu administrasi yang merepotkan Bagi Anda yang punya modal, waktu, dan tenaga
Properti Resiko kecil serta dapat disewakan sehingga dapat memberi penghasilan tambahan. Memerlukan dana yang besar untuk membeli rumah atau tanah. Tidak mudah untuk menjualnya kembali bila suatu saat membutuhkan uang. Bagi Anda yang punya modal cukup
Logam mulia Merupakan aset likuid atau aset yang mudah dijual. Sulit dalam penyimpanan karena bila tidak hati-hati dapat dengan mudah dicuri. Bagi Anda yang ingin simpanan masa depan
Barang koleksi Sambil menikmati hobi yang menghasilkan Bila tidak memahami barang koleksi dengan benar bisa mudah ditipu Bagi Anda yang senang barang koleksi tertentu
Bursa berjangka Biasanya perlu modal besar. Dapat diperoleh hasil berkali-kali lipat. Perlu mengamati pasar dan strategi untuk mengetahui trend komoditas di masa mendatang. risiko juga besar Bagi Anda mau untung besar, dan siap ambil risiko
Mata uang asing Dapat dilakukan dengan modal sedikit. Dapat disimpan untuk tabungan, kebutuhan sekolah di masa depan dll Pergerakan harga mata uang bisa sangat fluktuatif. Bila tidak hati-hati bisa menimbulkan kerugian besar Bagi Anda mau untung besar, dan siap ambil risiko
Reksadana Tidak perlu memiliki banyak pengetahuan untuk menjalankannya karena dikelola oleh Manajer Investasi. Bisa dengan modal sedikit Keuntungan yang diperoleh biasanya lebih sedikit dibandingkan bila terjun sendiri ke pasar saham. Juga dikenakan biaya macam-macam untuk pengelolaannya Bagi Anda mau masuk ke pasar modal, tapi tidak punya waktu untuk terjun sendiri

 

Daftar Pustaka

http://investasisantai.weebly.com/

http://www.juruscuan.com/investasi/82-menimbang-untung-rugi-jenis-jenis-investasi

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: