Advertisements

Publication 2011

PROCEEDINGS JCM MAKASSAR 2011

The 36th HAGI and 40th IAGI Annual Convention and Exhibition

Makassar, 26 – 29 September 2011

STUDI KARAKTERISTIK DAN SEBARAN LATERAL RESERVOIR BATUAN DASAR GRANITIK DENGAN DATA SUMUR PEMBORAN DAN SEISMIK 3-D PADA LAPANGAN PT, SUB-CEKUNGAN JAMBI, CEKUNGAN SUMATRA SELATAN

 Prihatin Tri Setyobudi1, Bambang W. H.3, Banu A.3, Krisputranto W. N. 3, Hadi N.2, Sudaryo B.2

 1Mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Universitas Diponegoro, Semarang, 2Staf Pengajar Program Studi Teknik Geologi, Universitas Diponegoro, Semarang, 3 Geologist Petrochina International Jabung Ltd, Jakarta

pt_budie@yahoo.co.id

  ABTRAKSI

Lapangan PT berada di Sub-Cekungan Jambi, Cekungan Sumatra Selatan yang batuan dasarnya berstruktur tinggian. Kompleksitas tektonik yang terjadi serta proses pelapukan menjadikan batuan dasarnya berpotensi menjadi reservoir hidrokarbon.

Tujuan studi ini untuk mengetahui karakteristik dan jenis batuan dasar yang menjadi reservoir serta sebaran lateralnya di Lapangan PT.

Karakteristik reservoir diketahui dengan melakukan evaluasi log kualitatif, deskripsi megaskopis dan petrografis, analisis porositas dan permeabilitas inti pemboran, serta analisis uji laju alir. Selanjutnya korelasi log dan interpretasi seismik 3-D dilakukan untuk mengetahui sebaran lateralnya.

Granit di Lapangan PT berumur Eosen Akhir, terekahkan, serta dalam kondisi lapuk dengan intensitas ubahan mineral lemah sampai sedang dengan komposisi mineral ubahan 5,60%-32,00%. Jenis batuan dasar granitik yang menjadi reservoir hidrokarbon di Lapangan PT adalah Granit terekahkan dan Granite wash. Nilai log rata-rata pada interval Granit Terekahkan  untuk GR 235-406API, LLD 16,1-80ohm-M, densitas 2,25-2,54gr/cc, dan porositas neutron 0,058-0,201npu. Adanya rekahan ditunjukan oleh defleksi spektral uranium ke angka tinggi, pergerakan kurva MSFL yang cepat, separasi antara LLD dan LLS, serta anomali sonik yang mengalami peningkatan secara tajam. Hasil pengukuran full diameter sample core dalam kondisi NOB porositasnya 11,8%-20,7% atau cukup sampai baik sekali, dan permeabilitas horizontal 1,19-46,4md atau ketat sampai baik. Hasil DST minyak terbaik pada granit terekahkan pada sumur PTD-2 sebesar 1044 BOPD, sedangkan DST minyak dan gas terbaik pada sumur PT-2 sebesar 928,0 BOPD dan 0,712 MM CFGPD. Apabila dibandingkan dengan Granit terekahkan, secara relatif Granite wash memiliki nilai gamma ray hampir sama, namun porositas neutron lebih kecil serta densitasnya lebih besar. Nilai log rata-rata tiap sumur untuk GR 360-386API, LLD 5,39-166ohm-M, densitas 2,36-2,38gr/cc, porositas neutron 0,162-0,185npu. Satuan ini terbukti mengalirkan hidrokarabon 23,8 BOPD di Sumur WPT-2. Dari data seismik, top satuan reservoir batuan dasar granitik jatuh pada peak di antara sedimen yang onlap dan batuan dasar fresh yang bertekstur reflection free. Satuan Granit terekahkan terdapat di seluruh area Lapangan PT dan pada lereng tinggian lebih berpeluang untuk terakumulasinya hidrokarbon. Di atas Satuan Granit terekahkan pada lereng sampai puncak bukit intrusi berkembang Satuan Granit terlapukkan yang semakin ke atas intensitas pelapukannya semakin tinggi. Di dasar lereng barat daya dari bukit intrusi berkembang Granite wash.

Kata Kunci: Reservoir, Batuan Dasar, Granit Terekahan, Granit Terlapukan Granite Wash

———————–00———————–

Advertisements
%d bloggers like this: